Sate dan Gule Muantabbb

Oktober 26, 2007 at 6:26 am 8 komentar

Hari itu, Minggu 14 Oktober 2007, kami akan melanjutkan perjalanan dari tanah kelahiran Bapak di Pacitan, menuju tanah kelahiran Ibu di Jogjakarta. Karena perjalanan yang ditempuh akan lama dan berat, maka santap siangnya pun harus yang berkualitas. Setelah ngobrol dengan Bapak dan Om saya di rumah Mbah, akhirnya muncul sebuah rekomendasi tempat makan di Kota Pacitan (kebetulan rumah Mbah bukan di kotanya). Tempatnya dekat dengan terminal kota Pacitan. Ada dua tempat yang direkomendasikan, karena sama2 enak. Yang satu adalah milik saudara dari tetangga kampung Bapak, dan yang kedua bukan siapa2 Bapak. Yang satu tempatnya agak masuk ke gang kecil, sedangkan yang kedua tepat di pinggir jalan raya. Kenapa rekomendasinya dua? Untuk alternatif saja jika yang satu tutup, maklum hari lebaran kedua banyak tempat jualan yang tutup.
Oleh2
Rombongan kami berangkat menuju kota Pacitan. Setelah sampai di kota, kami sempatkan dulu mampir di tempat penjualan oleh2 khas Pacitan. Nama tokonya adalah “Sari Rasa”. Setelah itu kami menuju tempat makan yang direkomendasikan tadi. Kebetulan sudah lewat jam makan siang, dan perut sudah tidak bisa diajak kompromi. Akhirnya kami memilih warung sate yang alternatif 2 karena posisinya yang strategis, tepat di pinggir jalan raya. Nama warungnya adalah “Sate Berkah Insani Pak Kasan”. Semoga membawa keberkahan.😀
Sate berkah insani
Karena yg terkenal enak dari warung ini adalah sate kambing dan gulai, kami memesan dua jenis menu tersebut. Jumlah kami ada 7 orang. Kami pesan 6 porsi sate kambing (3 porsi bumbu kacang dan 3 porsi bumbu kecap) dan 4 porsi gulai kambing. Setelah menunggu kira2 10 menit….pesanan kami tiba. Hore….hore….hore…. Waktunya menyantap semua hidangan.
Waiting Makan2
Komentar dari semua yang menyantap adalah A+++++ untuk gulainya, dan A- untuk Sate kambingnya. Kata kakakku yang sudah sering berkeliling mencoba gulai di beberapa tempat, belum pernah menemukan gulai semantab ini. Untuk sate kambingnya masih kurang empuk, tapi lumayan enak juga. Menurutku keduanya (sate dan gulai) adalah masakan yang super muantab. Tempat ini bisa dijadikan rekomendasi tempat makan Sate dan Gulai Kambing, jika anda melakukan perjalanan di sekitar kota Pacitan. Pokoke puas skaleee…..
After
Setelah berjuang untuk menghabiskan seluruh pesanan kami, akhirnya seluruh makanan dan minuman yang terhidang di meja ludes semua. Lalu saya pergi ke kasir untuk meminta tagihan dari pesanan kami (6 porsi sate kambing, 4 porsi gulai, nasi putih 10 atau 11, dan minuman berupa es teh manis dan es jeruk sebanyak 7 gelas). Ternyata tagihannya sebesar 110ribu. Wooowww, murah skaleee. Untuk makanan sebanyak itu dan senikmat itu, harga 110ribu menurutku cukup murah. Jadi jangan lupa untuk menyempatkan mampir ke tempat ini. Oke?

Entry filed under: Catatanku. Tags: , , , .

Kebenaran versus NgOTOT Sumpah Pemudik 28 Oktober 2007

8 Komentar Add your own

  • 1. duns  |  Oktober 26, 2007 pukul 7:08 am

    wahh..bisa di tebak nech,.pasti keli yg paling banyak makan kan???..mending ga usah cerita dech klo ga bawa =D jadi mupeng wakakakak..

    Balas
  • 2. sundoro  |  Oktober 26, 2007 pukul 11:07 am

    @duns
    Mupeng ya…….gak ikut ke Pacitan sehh kemaren…😀

    Balas
  • 3. tepe  |  Oktober 27, 2007 pukul 2:01 am

    wah sip siip.. tambah lg playlist wiskul (wisata kuliner) ke pacitan.. hmmm btw mas sundoro tu siapanya gunung sindoro ya.. hehhe =) j/k

    Balas
  • 4. anung  |  Oktober 27, 2007 pukul 6:06 pm

    pacitan..hemmm
    tempat kelahiran cewek taksiranku dulu pas sma kelas1
    wakakakak

    Balas
  • 5. sundoro  |  Oktober 29, 2007 pukul 5:47 am

    @tepe
    Kapan2 coba deh, insyaALLAH gak nyesel deh…..kan deket dari Jogja, cuma 3-4 jam perjalanan. Mas tepe tinggal di Jogja kan? Kemaren dari Pacitan saya juga ke Jogja (Kampung halaman Ibu).

    Ini Sundoro yg Sundoro, bukan yg Sundari😀
    Saya kenal mas tepe dari Mas Satrianto

    @anung
    Klo sekarang dah gak naksir dia lagi ya Mas?😀

    Balas
  • 6. thomas  |  Oktober 30, 2007 pukul 4:10 am

    buset dah ndro, gw kira masih jabodetabek
    ini mah pacitan
    so’ ba’do kucing aku mengejarnya😀

    Balas
  • 7. sundoro  |  Oktober 30, 2007 pukul 10:33 am

    @thomas
    Kata lo dimana pun akan ku kejar….😀

    Balas
  • 8. abimanyu  |  April 5, 2008 pukul 7:44 am

    aku wong pacitan alamate ning endi mengko nek lebaran muleh tak golek ane.sak ngertiku mung satene bu supi nanggungan.wis yooo.salam kenal aku sak iki lagi dolan neng bekasi alias dadi kuli pabrik

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Bulan Ini

Oktober 2007
S S R K J S M
« Sep   Nov »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

RSS Mas Ersis

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Planet Ilkomerz 39

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kunjungan

  • 61,204

%d blogger menyukai ini: