Menyongsong PILKADA Kota Bekasi

Oktober 5, 2007 at 1:53 pm 38 komentar

Pilkada Kota Bekasi

Bekasi, kota kelahiranku, saat ini sedang bersiap untuk membuka lembaran sejarah baru. Kota Bekasi akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Walikota) secara langsung pada awal tahun 2008, yaitu bulan Januari 2008. Kabupaten Bekasi yang merupakan tetangga terdekat Kotamadya Bekasi, sebelumnya telah sukses mengadakan PILKADA Kabupaten Bekasi secara langsung. Perbedaannya dengan Pemilihan Walikota Bekasi yang sebelumnya adalah pada mekanisme pemilihannya. Dahulu masyarakat memilih para wakil rakyatnya di DPRD pada saat PEMILU (Pemilihan Umum), lalu para wakil rakyat terpilih di DPRD Kota akan melakukan pemilihan Walikota. Berhubung Indonesia telah memasuki babak baru dalam demokrasi, masyarakat diberikan kebebasan untuk memilih para pejabat pemerintahnya. Mulai dari Bupati, Walikota, Gubernur, hingga Presiden. Oleh karena itu, saat ini mekanisme pemilihan Walikota pun diubah ke pemilihan langsung melalui proses PILKADA.

Pemandangan Kota Bekasi beberapa waktu terakhir ini ramai dengan spanduk, poster, pamflet, hingga baliho tentang PILKADA. Ada yang memberikan informasi tentang penyelenggaraan PILKADA Kota Bekasi, Sosialisasi para Balon (Bakal Calon) Walikota oleh para tim suksesnya, dan lain sebagainya. Bentuk dan isinya pun bermacam-macam. Intinya, ini adalah gambaran kecil demokrasi di Kota Bekasi. Apakah hal ini melanggar? Apakah ini yang dinamakan curi start kampanye? Menurut saya, proses ini akan selalu dilalui dalam setiap PILKADA dan sangat wajar, apalagi masyarakat yang akan memilih secara langsung. Mereka harus kenal dengan para Balon Walikota, seperti apa rupa orangnya, bendera apa saja yang ada di belakangnya, apa yang disampaikan, deelel.
So….gak masalah.

Beberapa Balon Walikota Bekasi yang sudah banyak disosialisasikan oleh tim suksesnya antara lain, Ahmad Syaikhu, Mochtar Muhammad, Rahmat Effendi, dan Hans Muntahar. Ahmad Syaikhu adalah Balon yang diusung oleh PKS, Mochtar Muhammad berasal dari PDI-P dan mengaku mendapatkan dukungan dari beberapa partai selain PDI-P, Rahmat Effendi adalah Balon dari Partai Golkar. Sedangkan Hans Muntahar adalah Balon yang menurut beberapa spanduk adalah calon independen.

Seperti apa sepak terjang para Balon Walikota Bekasi, kita tunggu saja pada tulisan saya berikutnya. InsyaALLAH akan dibahas lebih mendalam.

Entry filed under: Berita, Catatanku. Tags: .

Sebungkus Roti dan Sekotak Susu Truk Coca-Cola Terguling

38 Komentar Add your own

  • 1. duns  |  Oktober 9, 2007 pukul 1:52 am

    ehm…yoo…ayoo..jangan salah pilih..
    cari yang bisa benahi Bekasi,.pemimpin yang adil dan bisa mensejahterakan rakyat Bekasi n_n

    Balas
  • 2. sundoro  |  Oktober 9, 2007 pukul 4:37 am

    Wahhh…..menjurus nih…

    Tp saya setuju bgt klo yg terpilih adalah peminpin yg adil dan bisa mensejahterakan kota Bekasi.

    Amiin.

    Balas
  • 3. Ihsan  |  Oktober 19, 2007 pukul 4:32 am

    Pernah ke Terminal Bekasi di pagi buta? Seluruh badan jalan Juanda dipakai buat pasar sayur. Terjadi selama bertahun-tahun, dan merupakan gambaran bahwa pemerintah yg sekarang gak becus mengurus pasar yg terletak di ujung matanya itu.

    Akankah anda akan memilihnya lagi pada Pilkada nanti?

    Balas
  • 4. dhiku  |  Oktober 20, 2007 pukul 2:25 pm

    Mudah2an prosesnya lancar dan hasilnya memuaskan.

    Btw mohon maaf lahir batin yoo

    Balas
  • 5. sundoro  |  Oktober 23, 2007 pukul 1:38 am

    @Ihsan
    Bener sekali Mas, saya setuju. Jgn pilih lagi pemimpin yg jelas tidak mampu membawa kota Bekasi ke arah lebih baik. Kita sudah bisa menilainya dari rapornya.

    So….hati-hati dalam memilih ya…..moga yg terpilih adalah yang terbaik. n_n

    @dhiku
    Terima kasih doa’nya, moga seluruh masyarakat Bekasi juga berterima kasih ke Mas.😀

    Balas
  • 6. tanpa nama  |  November 5, 2007 pukul 7:54 am

    saya sie gampang aja,,berhubung saya kuliah di daerah luar,, saya cuma minta permohonan bikin donk tempat nunggu bis diJATIBENNG dengan memiliki fasilitas yg memadai..jd kan semangat gt pulang pegi bekasi..

    satu lg daerah BTC tolong dirapihkan..mksh

    ayo benahi bekasi..

    Balas
  • 7. abo  |  November 5, 2007 pukul 8:43 am

    Mochtar Mochamad noh udah curi start kampanye lewat radio M2 FM….(M2= Mochtar Mochamad) *geleng2 pala*

    Balas
  • 8. sundoro  |  November 6, 2007 pukul 7:30 am

    @tanpa nama
    Oke mas, aspirasinya saya tampung *berlaga kyk anggota DPR*
    Terima kasih atas sarannya…

    Yuk benahin Bekasi😀

    @abo
    Bener bgt tuh, dia mang dah prepare dari beberapa taun yg lalu dengan buat stasiun radio sendiri. Tujuannya biar pendengan M2 FM coblos dia semua😛

    Balas
  • 9. bagas asmara  |  November 9, 2007 pukul 3:26 am

    mas….mas…namanya juga demokrasi, namanya juga politik, tentunya tidak sama 1 + 1 = 2. Salah bisa jadi bener, bener bisa jadi salah, pokok’e mumet..!!
    Klo Mochtar (M2), memang bisa apa dia klo jadi Bekasi 2, bru mngkn klo jadi Bekasi 1 nanti Insya Allah bisa benahi Bekasi.

    Balas
  • 10. sundoro  |  November 9, 2007 pukul 11:55 am

    @bagas asmara
    Nice komen…
    Bener bgt Mas, moga PILKADA kali ini bisa memilih pemimpin yang dapat membenahi Bekasi

    Balas
  • 11. DIDIT SRIWIJAYA  |  November 10, 2007 pukul 8:02 pm

    SEBAGAI WARGA KOTA BEKASI , SIAPA SAJA NANTI YANG TERPILIH MENJADI WALIKOTA BEKASI PERIODE 2008 *2013 SAYA SEBAGAI WARGA PONDOK GEDE MENGHARAPKAN ADANYA PEROBAHAN YANG SIGNIFIKAN KHUSUSNYA PASAR PONDOK GEDE YANG SUDAH SEKIAN LAMA TERLANTAR TIDAK TERURUS, AGAR KIRANYA DAPAT BERMANFAAT UNTUK RAKYAT KECIL KHUSUSNYA PEDAGANG K5 YANG SELAMA INI TIDAK TERBINA DENGAN BAIK.

    Balas
  • 12. sundoro  |  November 13, 2007 pukul 2:42 am

    @DIDIT SRIWIJAYA
    Memang byk sekali harapan kita untuk Orang Yg Terpilih sebagai Walikota Bekasi yg baru. Moga Walikota dan wakil yg terpilih dapat menjalankan amanah dari masyarakat Bekasi.
    Ayo benahi Bekasi.

    Balas
  • 13. budi nauli batubara  |  November 13, 2007 pukul 5:23 am

    Dalam konteks kepemimpinan kota bekasi kedepan perlu adanya sebuah terobosn dalam artian yang sebenarnya, bahwa bekasi ini perlu untuk lbh serius dalam menangani permasalahan yang sangat kompleks,ini perlu kerjasama yang “harmonis” antara aparatur2 muspida dan masyarakat bekasi yang heterogen…posisi Walikota&wakil harus direbut MM-Pepen selaku incumbent yang tentu tlh teruji track recordnya

    Balas
  • 14. rudianto  |  November 13, 2007 pukul 12:03 pm

    Bekasi butuh pemimpin baru yang jujur dan bersih saya dukung Akhmad Syaikhu – Kamaludin Jaini. Apa ga pengin perubahan??
    hidup Syaikhu-Kamal

    Balas
  • 15. sundoro  |  November 14, 2007 pukul 3:04 am

    @budi nauli batubara
    Wah….promosi calonnya nih….
    Gpp koq, disini semuanya bebas berpendapat.
    Bukannya M2 kmrn dah jd wakil Walikota?
    Ntar klo dia yg jd walikota malah gak ada perubahan?
    Dan hasil dari pemerintahan yg sekarang ini pun
    menurut saya gagal dalam membangun Bekasi.

    Maap lo mas, ini cuma pendapat saya sbg org yg
    kurang berpendidikan 😀

    @rudianto
    Siapa pun pilihan Anda, pastikan Ia adalah tokoh
    yg tepat yg akan membangun Bekasi menjadi lebih
    baik.

    Ayo bangun Bekasi….

    Balas
  • 16. heru  |  November 14, 2007 pukul 4:34 pm

    boikot pilkada kota bekasi2008 karena semua calon yang ada koruptor semua.

    Balas
  • 17. 'Al Hazim  |  November 26, 2007 pukul 9:08 am

    Ketika anda bilang semua masyarakat rusak, Anda adalah yang rusak. Ketika Andta bilang semua calon korup, jangan-jangan Anda yang paling korup kalau jadi Walkot. Saya tetap pilih Pak Syaikhu. Walaupun lawan potitik bilang anti tahlil, anti maulid. Saya nggak percaya karena dari semua calon yang paling bisa baca Qur’an, bisa sholawatan, dan bisa tahlil cuma Pak Syaikhu. Kalo berani , coba diadu baca Qur’an atau shalawatan dengan calon yang lain….. Yang bilang anti tahlil itu BLACK CAMPAIGN.

    Balas
  • 18. haanadza  |  November 27, 2007 pukul 5:47 am

    Kita ikuti saja semuanya sesuai dengan aturan yang berlaku dan disaat memilih pilihlah yang sesuai dengan nurani Anda bukan paksaan orang lain atau bukan karena dijanjikan sesuatu. Kalau proses sudah kita lalui dengan sebaik-baiknya Ya…hasilnya serahkan kepada Allah. Jadi siapapun yang menang itu yagn terbaik buat bekasi.

    Balas
  • 19. Indra  |  November 27, 2007 pukul 7:54 am

    kalo saya sih ga mau repot (lagi). maksute, keadaan bekasi sekarang ini yg bikin repot. jalan pada rusak, angkot membludak, sekolah pada keropos dan mahal pula biayanya, pungli meraja lela, moral birokrat amburadul. jadi… yg bisa membangun bekasi jadi lebih baik dan bikin kondisi jd ga bikin repot itu yg seharusnya kita pilih. Betul ga Temen-temen??

    Balas
  • 20. sundoro  |  November 28, 2007 pukul 2:51 am

    @heru
    sori bgt, saya tidak setuju dengan argumen anda. ketika seseorang berpendapat seharusnya ada data dan fakta yg dapat dipertanggungjawabkan. pendapat anda yg menilai para calon adalah koruptor merupakan sebuah penilaian yg tdk berdasar.

    @’Al Hazim
    saya setuju bgt mas…..100%
    dan kita pun harus memilih calon yg dapat membangun kota Bekasi ke arah yg lebih baik.

    @haanadza
    Amiin….saya pun mengharapkan hal yg sama, yaitu Bekasi menjadi lebih baik lagi.

    @Indra
    Betuuuullllll……siiiiip deh😀

    Balas
  • 21. wielda  |  Desember 6, 2007 pukul 2:47 pm

    saya setuju dengan mas sundoro. siiiip deh

    Balas
  • 22. sundoro  |  Desember 8, 2007 pukul 10:02 am

    @wielda
    saya juga setuju sama anda

    Balas
  • 23. Ahmad kurnia  |  Desember 19, 2007 pukul 4:02 am

    Akur mas kelik lho! yang penting pilih ustad yang juga birokrasi perpaduan hebat, sok lihat kabupaten banyak perubahan termasuk yang dulu golput ikut merasakannya, kami memohon masyarakat kota bekasi untuk tidak golput, rugi lho?

    Balas
  • 24. noname  |  Desember 21, 2007 pukul 1:01 am

    Jangankan bekasi, negarapun gak akan maju kalo semua berpandangan untuk kepentingan golongan/sara, pilih yang nasionalis untuk maju bersama bukan golongan.

    Balas
  • 25. adjo  |  Desember 25, 2007 pukul 7:04 pm

    Jgn pilih pemimpin yg melarang /kita ngk blh :
    1. memperingati maulid nabi muhammad,saw
    2. mendoakan org yang sdh meninggal
    3. membaca yasin
    4. membaca doa qunut

    MAKA KITA PILIH AJE *BABE M2 SM BANG PEPEN*
    HIDUP M2R
    HIDUP PDI PERJUANGAN
    HIDUP GOLKAR
    HIDUP PPP
    HIDUP PAN
    HIDUP PKB
    HIDUP PNI MARHAENS
    HIDUP PBB
    INSYA ALLAH M2R MENANG!
    TANGGAL 27 JANUARI HARI BERSEJARAH BAGI KOTA BEKASI = PILKADA KOTA BEKASI
    INGAT !!!
    DALAM TPS
    1.dibuka
    2.DICOBLOS
    3.dilipat
    MAKA
    PILIH NO.2 M2R
    pst lancar

    Balas
  • 26. O'O  |  Desember 26, 2007 pukul 1:38 pm

    DARIPADA RIBUT – RIBUT….
    KITA ADAIN AJA LOMBA TAHLIL, YASIN BACA BARZANJI ….
    KITA LIHAT DARI KETIGA CALON ITU SIAPA YANG MENANG …

    KALO ADA YANG MENANG KITA JADIIN DIA WALIKOTA BEKASI..

    PASTI PAK SYAIKHU YANG MENANG …. SAYA YAKIN 100 %
    KALO BERANI DAFTAR KE SAYA …….

    Balas
  • 27. DANI  |  Desember 26, 2007 pukul 1:52 pm

    berhubung gw kerja di Cikarang … ge kasih pendapat sesuai yang gw liat aja…. Kemaren PKS menang Pilkada di Cikarang ( Kabupaten Bekasi).

    Setelah itu pembangunan Pesat Bener…. contohnya:
    1. Jalan Umum BAGUS
    2. Fasilitas Kesehatan MENINGKAT( hasil wawancara direktur RSPUD Kabupaten Bekasi di Radio DAKTA )
    3. Transfer Minyak Tanah ke Gas Cepat dan ada pembagian Minyak tanah gratis bagi keluarga miskin ( kata temen yang jadi RT di Lemahabang )
    4. Istri temen2 gw yang ngajar di TK, SD atau SMP diangkat jadi CPNS dengan gaji min. 1,3 juta/bulan
    5. Sekolah-sekolah dibangun/direnovasi

    Gw gak omong kosong ….. gw yakin kalo kita salah pilih pemimpin , 2 tahun lagi kabupaten Bekasi bakal jauh Ninggalin kita di semua bidang ……

    Oleh karena itu … pilih pemimpin yang jujur dan beritikad baik .. nasib kota bekasi di tangan kita juga fren…

    Balas
  • 28. duns  |  Desember 27, 2007 pukul 4:16 am

    @adjo
    calonnya di adu aja yasinan sama calon yg anda bilang melarang :
    1. memperingati maulid nabi muhammad,saw
    2. mendoakan org yang sdh meninggal
    3. membaca yasin
    4. membaca doa qunut
    ntar bakalan ketauan kan siapa yg lebih baik kualitas agamanya??
    fitnah itu dosa loh mas!!!

    Balas
  • 29. rakyat bekasi  |  Desember 27, 2007 pukul 7:48 am

    piLih dengan hati nurani….

    piLih yg bener-bener bisa bikin bekasi brubah jadi bersih dan tertib,, juga aman…

    huh mudah-mudahan pas saya puLang ntar,, bisa ngerasain BEKASI dengan nyaman n ga pake marah-marah ama pemerintahnya….

    piLih yg bener-bener-bener yao…. hehehe….

    Balas
  • 30. Yusuf Erlangga  |  Desember 28, 2007 pukul 9:28 am

    Bismillah…

    Menurut informasi; semua pasangan Calon Walikota & Wakil Walikota Kota Bekasi 2008-2013 pada PILKADA 27 Januari 2008 nanti, masing-masing memiliki kelebihan & kekurangan layaknya manusia pada umumnya.
    Menurut informasi; [tanpa harus membuka aib / kekurangan pasangan lainnya], 3 poin kelebihan pasangan No 3 dibanding dengan pasangan lainnya (pasangan No 1 & 2) adalah:

    1. Perpaduan Ulama & Umaroh
    Akhmad Syaikhu: Ulama (tokoh Agama)
    Ustadz yg taat serta aktif di bdg dakwah agama & bdg sosial.
    Kamaludin Djaini: Umaroh (pemimpin pemerintahan)
    Pemimpin yg berpengalaman & memiliki track record positif.

    2. Perpaduan Politikus & Birokrat
    Akhmad Syaikhu: Politikus (aktivis politik)
    Kader partai yg bersih & lbh peduli serta didukung bbrp partai.
    Kamaludin Djaini: Birokrat (pelayan masyarakat)
    Berpengalaman dlm birokrasi mulai dr sbg staf hingga kepala.

    3. Perpaduan kaum Muhajirin & Anshor
    Akhmad Syaikhu: Muhajirin (warga pendatang)
    Mewakili warga Kota Bekasi yang berstatus pendatang.
    Kamaludin Djaini: Anshor (penduduk asli)
    Mewakili warga asli / putra daerah Bekasi.

    Apapun latar belakang kita maupun harapan kita kedepan, Insya Allah dapat terwakili oleh perpaduan pasangan tersebut.

    Balas
  • 31. kecewa pemimpin Bekasi  |  Desember 31, 2007 pukul 8:30 am

    Hati2 pilih wali kota baru, contoh di Kabupaten Bekasi… walaupun dipimpin orang Bekasi asli…semua tidak ada perubahan..bahkan di kalangan ekskutif ada perpecahan. Informasi yang saya dapat dari salah seorang temen salah satu wartawan media massa Nasional ternama. Di Kabupaten Bekasi, katanya akses informasi dan berita untuk wartawan sulit di dapat. Bahkan, untuk ketemu dengan Bupati-Wakil Bupati terpilih, harus terlebih dahulu mendapat izin dari ajudan partai Bupati terpilih…Ini aneh…
    Bahkan, RAPBD katanya diatur oleh Partai yang bersangkutan, termasuk posisi-posisi pejabat daerah…
    Ingat Jangan Lihat Luarnya aja Bersih… Tapi ternyata didalamnya hanya untuk kepentingan PARTAI..

    Balas
  • 32. kerlip  |  Januari 2, 2008 pukul 11:56 pm

    JANGAN PILIH Ust. Syaikhu-Kamaludin, kalau MASIH INGIN ADA KORUPSI DI BEKASI!!!
    YAKIN ITU!!!
    BUAT YANG CINTA KORUPSI.. SILAHKAN PILIH SELAIN ‘SUKA’!!!

    Balas
  • 33. sundoro  |  Januari 3, 2008 pukul 2:25 pm

    Subhanallah, ternyata sambutan tentang PILKADA Walikota Bekasi sangat meriah. Bisa dilihat dari banyaknya comment di tulisan ini. Komentar boleh, tapi jangan lupa untuk saling menghormati, dan jangan saling mencaci antara pendukung calon yang satu dengan calon lainnya.

    Dirikan budaya damai…..😀

    Balas
  • 34. windy_Mpok Kota Bekasi 2007  |  Januari 14, 2008 pukul 5:56 am

    Insyaallah siapapun yg nti bakal tpilih, tdk hanya ucapan dan janji2 sj tapi bisa dibuktikan!
    1. Bebas KKN! (it’s must be!)
    2. Mphatikan rakyat kecil (kesehantan & pdidikan)
    3. Jalan2 di Bekasi tlg diperbaiki scptny (fast response), apa g malu ma org JKT n skitarny jalanan Bks hancur lebur gt?? gmn masyarakat mo “aware” dg pemer.?gmn investor mau dtg ke Bks??klo sarana akses jlnpun tdk memadai??!
    4. Keberadaan kami Abang Mpok Kota Bekasi sbg Duta Pariewisata diperbanyak lg JOB Desk n eksiitensi ny..

    _Thnx_ >> Wass<<

    Balas
  • 35. syamsul  |  Januari 21, 2008 pukul 5:06 am

    Meski harus diakui Syaikhu terkenal sebagai figur yang bersih. Ini dapat kita lihat dari track record keduanya selama menjabat. Syaikhu merupakan wakil ketua DPRD, namun nyaris tidak ada trobosan atau karya berarti yang pernah dilakukannya selama memimpin bagi pembangunan kota Bekasi.

    Citra yang melekat pada dirinya adalah lamban, tidak progresif dan tidak piawai memainkan irama politik, terbukti meskipun PKS merupakan partai pemenang pemilu 2004 dan memiliki kursi terbanyak di parlemen namun tidak dapat merebut posisi sebagai ketua DPRD.

    Saat pencalonannya Syaikhu tidak menyerahkan hasil check-up nya. Hal ini menjadi sorotan para aktivis mahasiswa. Sedikitnya 30 aktivis mahasiswa yang terdiri dari HMI, GMNI, PMII, FSMKD dan Lakpesdam NU menuntut KPU untuk mengumumkan hasil medical chek up Syaikhu. Syaikhu menolak diperiksa jantungnya dengan treadmill, dengan alasan kakinya terkilir. Sehingga check-upnya harus berganti-ganti rumah sakit dengan alasan mencari RS yang lebih lengkap. Tentu ini mencurigakan banyak orang bahwa ada apa-apanya dibalik penundaan penyerahan hasil check-up tersebut.

    Sedangkan Kamal yang merupakan Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman adalah orang yang paling bertangung jawab terhadap kesemrawutan kota Bekasi semisal, banjir dan kemacetan. Kamal juga dikenal “sering dikibulin” dalam konstelasi politik ; disingkirkan di Golkar, dan dikibulin oleh Ahmad Zurfaih dengan menyerahkan sejumlah uang dan dijanjikan jabatan Sekda, ternyata tidak terlaksana, padahal Kamal dan Zurfaih masih dalam satu Klan Haji Jole.

    PKS sebagai kekuatan Islam ternyata juga tidak berhasil menggalang kekuatan Islam karena pertentangannya dengan banyak ormas islam lain yang sudah bergabung dengan para lawannya. Hal ini berkaitan dengan berita bahwa PKS anti (doa) qunut, anti tahlil, anti maulid, dan anti pengajian. Karena berseberangannya PKS dengan PBNU ditambah beberapa kesepakatan dan MoU yang diteken PKS dengan beberapa ormas islam lain. PKS sampai saat ini belum mampu mengklarifikasi semua tuduhan tersebut. Kecuali hanya mampu berargumen murahan dengan menantang calon lain berkompetisi pengajian.

    Balas
  • 36. JAMAL  |  Januari 30, 2008 pukul 9:37 pm

    janga pilih pemimpin GAM(GERAKAN ANTI MAULID)

    Balas
  • 37. ical XI  |  Januari 31, 2008 pukul 4:06 am

    Wis wis to , di bekasi ternyata merah ,kuning ,hijau dilangit yang biru ………………… syet dah , yang penting pembangunan danta pisan ,pimpinan cakep dan amanah toh semua gek ciptaan Allah SWT

    Balas
  • 38. Abdul Fatah  |  Desember 3, 2011 pukul 8:00 am

    Gue paling suka pilih M2 die tuh peduli amet sama masyarakat miskin dan tegas terbukti jika ada kepala dinas atau kepala sekolah yang gak amanah berani bertindak copot jabatan, Die juga punya otak brilian dalam menata pembangunan di Kota Bekasi, perkara ada tuduhan yang miring die aja melihatnya miring kali karena tdk menggunakan fakta dipersidangan yang membebaskan dari sgl tuduhan. Semoga M2 manggung lagi di Bekasi sudah banyak perubahan dalam pembangunan termasuk jd kota. Pemimpih tgas, lugas dan bersahaja yakni M2. Abdul Fatah Ketua Relawan Kemanusian dan Kebangsaan Bekasi.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Bulan Ini

Oktober 2007
S S R K J S M
« Sep   Nov »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

RSS Mas Ersis

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Planet Ilkomerz 39

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kunjungan

  • 61,204

%d blogger menyukai ini: