Perbedaan Lembur dan Pulang Telat
September 25, 2008
Terpikir untuk menulis ini karena sebuah sindiran kecil dari seorang teman. Teman berkata:
“Wah….pulang malem terus nih. Alhamdulillah banyak lemburan.”
Semakin banyak lemburan berarti semakin banyak pendapatan. Tapi klo nambah jam kerja tidak mempengaruhi pendapatan bulanan, itu sama dengan pulang telat.
Kadang kita menyamakan antara pulang telat dengan lembur, padahal itu adalah dua hal yang berbeda. Mungkin dari sisi penambahan jam kerja dari jam kerja normal, kedua istilah ini dapat dibilang sama. Tapi sebenarnya keduanya sangat berbeda.
Di bawah ini adalah persamaan dan perbedaan Lembur dan Pulang Telat (versi penulis):
|
|
Lembur |
Pulang Telat |
|
Tambah Pendapatan Bulanan |
Ya |
Tidak |
|
Diinginkan Karyawan |
Ya (Kadang) |
Tidak (Terpaksa) |
|
Tambah Jam Kerja |
Ya |
Ya |
|
Keharusan |
Ya |
Ya |
|
Tambah Lelah |
Ya |
Ya |
Itulah persamaan dan perbedaan antara Pulang Telat dan Lembur. Mohon kedua istilah ini jangan disamakan karena memang sesuatu yang berbeda. Keduanya sama-sama menuntut loyalitas, tetapi yang satu menghargai loyalitas tersebut dengan materi dan yang satunya lagi menganggap itu sebagai kewajiban dari seorang karyawan.
Moga dengan dibuatnya tulisan ini, tidak mengurangi keikhlasan diri ini dalam bekerja. Tapi hanya sebatas penjelasan tentang dua hal yang berbeda dan memang seharusnya dibedakan.
Entry Filed under: Catatanku. .
3 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
Faisal | September 30, 2008 at 5:36 pm
Begitulah kita yang berprofesi sebagai abdi masyrakat. Moto kita hanya dituntut untuk menjawab 1 Pertanyaan “Apa yang dapat kamu berikat untuk Negara Tercinta Ini”. Tapi Pertanyaan Kita Tak Pernah Dijawab Tentang “Apa yang dapat Negera Berikan untuk Kita”, yang pasti hanya 1 jawabannya (mungkin) “amal” aja yang kita dapat dari hasil kerja Extra dari sebagian Abdi Negara Seperti Kita.
Mudah2an Semangat kita Dalam DAPODIK ini tidak akan Luntur
2.
duns | Oktober 16, 2008 at 5:20 am
halah keli..gimana ga pulang malem terus, orang berangkat dari rumah jg siang
klo datengnya rada pagi pasti pulangnya ga ampe malem2 dunk…ky dikantorkyu…he.he
3.
ikhsan | Nopember 21, 2008 at 12:54 pm
kalau saya malah ndak pernah pulang tuh….