Omprengan, Pahlawan yang Dilarang

Januari 3, 2008

Gara-gara sering pulang terlalu malam (jam 22.30 ke atas) dari kantor, terpaksa ku memilih sarana transportasi ini, dia adalah omprengan. Karena pada jam segitu angkutan umum seperti BUS sudah mulai langka. Malah bisa jadi sudah tidak ada. Dalam seminggu (5 hari kerja) bisa 3 sampai 4 kali naik omprengan.

Omprengan adalah sarana transportasi berupa kendaraan pribadi yang tidak memiliki ijin trayek tapi tetap digunakan untuk mengangkut penumpang umum. Keberadaan omprengan sangat menggangu para awak angkutan umum karena dapat mengurangi pendapatan mereka. Omprengan merupakan sarana angkutan umum ilegal. Biasanya omprengan beroperasi pada waktu-waktu dimana kendaraan umum sudah mulai jarang, yaitu malam hari. Tidak di semua tempat kita dapat menjumpai omprengan, hanya di tempat-tempat tertentu saja yang merupakan tempat transit yang ramai seperti CAWANG UKI dan KOMDAK (POLDA Metro Jaya).

Bagi para awak angkutan umum, omprengan merupakan musuh besar karena mereka harus bersaing dalam mencari penumpang yang akan berimbas kepada berkurangnya pendapatan mereka. Namun dari sisi pengguna transpotasi umum (penumpang), keberadaan omprengan bagaikan munculnya pahlawan di malam hari, yang akan menolong mereka dari sulitnya mencari angkutan untuk pulang ke rumah. Sekarang tinggal dari sisi mana kita memandang omprengan. Omprengan menjadi musuh bagi awak transportasi umum, tapi menjadi pahlawan bagi orang yang beraktivitas di malam hari. Musuh atau Pahlawan? Pahlawan atau Musuh? Terserah!!!

Entry Filed under: Catatanku. .

5 Comments Add your own

  • 1. syafriadi  |  Januari 4, 2008 at 3:00 am

    makanya rong, motor barunya dibawa kekantor dong…
    sapa tau lo ga telat dateng lg kyk hari ini :P

    Balas
  • 2. Neo Fortynine  |  Januari 4, 2008 at 8:25 am

    Oh, biasalah… persaingan jasa angkutan umum

    Balas
  • 3. duns  |  Januari 8, 2008 at 6:53 am

    pulang dari kantor jm 22.30 ke atas??? pasti ketiduran ya :D
    sbnrnya klo jam terbang omprengan setelah jam terbang angkutan umum ga masalah kali ya, yaahh…lumayan tuh buat nambahin bayar cicilan mobil he.he ;)

    Balas
  • 4. Hedwig™  |  Februari 8, 2008 at 3:53 am

    Pulang setengah sebelas,, berangkat lagi jam berapa ?

    Balas
  • 5. zaenal  |  Juli 21, 2008 at 5:39 am

    eh.. sebenarnya tidak bisa begitu saja mengklaim bahwa omprengan adalah pahlawan, karena seperti juga software, omprengan adalah software bajakan. masa sih mau pintar pake yang bajakan terus, ntar orang Indonesia ga’ ada yang mau bikin software dong, daripada dibajak, trus pintarnya ngebajak bukan ngebikin.
    waktu kuliah dulu saya sering pulang ke tangerang jam 10 malam selalu naik omprengan karena ga’ ada yang genuine alias legal. nah kalau karena sudah tidak ada lagi angkum terpaksa deh naik yang ilegal, itu baru omprengan disebut pahlawan. kalau omprengan nariknya siang hari berbarengan dengan angkum resmi menurut saya itu bukan pahlawan lagi tapi penjarahan.

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Bulan Ini

Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Blogroll

Arsip Bulanan

Komentar Terbaru

IIN di Tas Batok Kelapa
raby di Obat Tidur Paling Mujarab
bedu di Lagu Dulu dan Sekarang
Mihardja di Obat Tidur Paling Mujarab
dwi indririani putri di Obat Tidur Paling Mujarab
dwi indririani putri di Obat Tidur Paling Mujarab
Dendy di Obat Tidur Paling Mujarab
Dendy di Obat Tidur Paling Mujarab

RSS Mas Ersis

RSS Planet Ilkomerz 39

Kunjungan