Archive for Oktober 5th, 2007
Menyongsong PILKADA Kota Bekasi
Bekasi, kota kelahiranku, saat ini sedang bersiap untuk membuka lembaran sejarah baru. Kota Bekasi akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Walikota) secara langsung pada awal tahun 2008, yaitu bulan Januari 2008. Kabupaten Bekasi yang merupakan tetangga terdekat Kotamadya Bekasi, sebelumnya telah sukses mengadakan PILKADA Kabupaten Bekasi secara langsung. Perbedaannya dengan Pemilihan Walikota Bekasi yang sebelumnya adalah pada mekanisme pemilihannya. Dahulu masyarakat memilih para wakil rakyatnya di DPRD pada saat PEMILU (Pemilihan Umum), lalu para wakil rakyat terpilih di DPRD Kota akan melakukan pemilihan Walikota. Berhubung Indonesia telah memasuki babak baru dalam demokrasi, masyarakat diberikan kebebasan untuk memilih para pejabat pemerintahnya. Mulai dari Bupati, Walikota, Gubernur, hingga Presiden. Oleh karena itu, saat ini mekanisme pemilihan Walikota pun diubah ke pemilihan langsung melalui proses PILKADA.
Pemandangan Kota Bekasi beberapa waktu terakhir ini ramai dengan spanduk, poster, pamflet, hingga baliho tentang PILKADA. Ada yang memberikan informasi tentang penyelenggaraan PILKADA Kota Bekasi, Sosialisasi para Balon (Bakal Calon) Walikota oleh para tim suksesnya, dan lain sebagainya. Bentuk dan isinya pun bermacam-macam. Intinya, ini adalah gambaran kecil demokrasi di Kota Bekasi. Apakah hal ini melanggar? Apakah ini yang dinamakan curi start kampanye? Menurut saya, proses ini akan selalu dilalui dalam setiap PILKADA dan sangat wajar, apalagi masyarakat yang akan memilih secara langsung. Mereka harus kenal dengan para Balon Walikota, seperti apa rupa orangnya, bendera apa saja yang ada di belakangnya, apa yang disampaikan, deelel.
So….gak masalah.
Beberapa Balon Walikota Bekasi yang sudah banyak disosialisasikan oleh tim suksesnya antara lain, Ahmad Syaikhu, Mochtar Muhammad, Rahmat Effendi, dan Hans Muntahar. Ahmad Syaikhu adalah Balon yang diusung oleh PKS, Mochtar Muhammad berasal dari PDI-P dan mengaku mendapatkan dukungan dari beberapa partai selain PDI-P, Rahmat Effendi adalah Balon dari Partai Golkar. Sedangkan Hans Muntahar adalah Balon yang menurut beberapa spanduk adalah calon independen.
Seperti apa sepak terjang para Balon Walikota Bekasi, kita tunggu saja pada tulisan saya berikutnya. InsyaALLAH akan dibahas lebih mendalam.
37 comments Oktober 5, 2007